Oleh: mindiwhale | Januari 21, 2010

Acara Natal Bersama 2009 Part 2

Kelanjutan dari Acara Natal Bersama 2009 Part 1.

Setelah Firman Tuhan, Nobo Idol langsung menghangatkan suasana lagi dengan suara tingginya yang khas. Sontak semangat para hadirin pun kembali dan langsung mengiringi dengan ikut bernyanyi dan bertepuk tangan.

Untuk menambah hangat suasana, Nobo pun mengajak dr. Demak (ATR) yang suaranya juga tak kalah dari sang Idol sendiri. Di lagu berikutnya Nobo juga mengajak beberapa anak PA Parapattan untuk menemaninya di panggung.

Seluruh lampu dipadamkan dan saatnya menyalakan lilin Natal. Penyalaan lilin dilakukan oleh Edwin selaku Ketua Panitia, Ibu Dewi Muliaty, Ibu Endang Hoyaranda, dan Prof. Suzanna Immanuel.

Acara kemudian dilanjutkan dengan menampilkan video mengenai sekilas profil tentang Panti Asuhan Parapattan dan kegiatan Bakti Sosial di Panti Asuhan tersebut, serta kegiatan lainnya yang dilakukan Panitia untuk mempersiapkan perayaan Natal ini. Selengkapnya mengenai kegiatan ini bisa dibaca di sini.

Dalam perayaan Natal ini, Ena, putri dari Ibu Chandra Ninghayu, Prodia Wilayah 3, mempersembahkan lagu “White Christmas” yang dilantunkan dengan sangat manis.

Lagu “White Christmas” oleh Ena

Tibalah kita di penghujung acara yang merupakan puncak dari keseluruhan rangkaian acara, yaitu persembahan musik angklung dari Panti Asuhan Parapattan. Jumlah anak-anak yang hadir saat itu berkisar 40-an anak dan peralatan angklung yang mereka bawa sangat lengkap, mulai dari yang kecil hingga yang besar dan harus digotong oleh 2 orang dewasa.

Permainan angklung mereka sungguh memikat hati. Dengan banyaknya jenis angklung yang dibawa, berbagai macam nada tinggi dan rendah bisa mereka hasilkan. Tapi tentunya kerjasama yang kompaklah yang membuat mereka bisa memainkan lagu dengan baik.

Total mereka membawakan 3 lagu, di antaranya adalah “I Have a Dream” dan “Jingle Bells”. Kepolosan anak-anak dalam berbicara pun membuat para hadirin tersenyum simpul saat mereka diwawancarai oleh MC acara, Frisda.

Momen yang sungguh menggelikan adalah pada saat anak-anak ditanyakan mengenai cita-citanya.

“Ayo, semua sebutkan cita-citanya, yah… Kalo jadi dokter mau nggak…?”, tanya Frisda, si MC kondang. Serentak semua anak menjawab, “Mauuuu…..”.

Pertanyaan lagi, “Kalo jadi direktur mau nggak…?”. Serentak semua menjawab, “Nggak mauuuu…..”. Padahal dalam ruangan tersebut hadir President Director kita. Kontan saja semua hadirin tertawa mendengar jawaban yang polos itu.

Setelah wawancara itu usai, Ketua Panitia secara simbolis memberikan tanda mata bagi anak-anak Panti Asuhan Parapattan berupa tas Alkitab.

Ketua Panitia bersama salah satu anak PA

Selain itu, kolekte persembahan dari para hadirin juga diberikan seluruhnya kepada pengurus Panti Asuhan, ditambah dengan sejumlah dana yang memang dianggarkan oleh Panitia untuk mereka.

Penyerahan tanda kasih pada pengurus PA Parapattan

Dengan penyerahan sumbangan ini berakhir sudah acara Perayaan Natal Prodia 2009. Makan malam bersama dilangsungkan di lantai 5 gedung Prodia Tower.

Dinner


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: