Oleh: mindiwhale | Januari 21, 2010

Drama Ayahku Pulang (2009)

TOKOH DRAMA

  • Ayah          diperankan oleh   Johnson (PST)
  • Ibu              diperankan oleh   dr. Patricia (KRM)
  • Gunarto      diperankan oleh   Edwin (PST)
  • Maimun       diperankan oleh   Lina (KRM)
  • Mintarsih     diperankan oleh   Vicky (KRM)

SINOPSIS

Cerita drama ini berkisah tentang seorang ayah yang tega meninggalkan istri & anak-anaknya yang masih kecil demi mengejar harta kekayaan dan wanita lain. Saat itu, Gunarto, putra sulungnya, masih berusia 8 tahun. Anak keduanya, Maimun, masih balita dan belum bisa berdiri. Sedangkan putrinya yang kedua, Mintarsih, saat itu masih dalam kandungan sang ibu. Sang ayah pergi merantau ke Singapura dan sukses di sana. Tapi, sungguh malang, tokonya habis terbakar dan ia jadi terlunta-lunta. Kini ia telah tua dan memilih untuk kembali ke keluarganya.

Sudah 20 tahun berlalu sejak kepergian sang ayah, Gunarto kini sudah menjadi seorang dewasa dan bekerja di pabrik tenun. Wataknya keras karena beratnya perjuangan hidup yang harus ia lalui tanpa kasih sayang dan didikan seorang ayah. Maimun juga bekerja demi keluarga agar dapat membantu membiayai pernikahan adiknya. Mintarsih, si bungsu, bekerja dengan menerima jahitan. Tak lama lagi ia akan segera menikah.

Pada malam Natal saat Gunarto pulang bekerja, ibunya sedang melamun, teringat akan 20 tahun lalu saat di malam yang sama sang ayah meninggalkan mereka. Kenangan itu membuat luka lama di hati Gunarto kembali terbuka. Ia memilih untuk tidak membicarakan hal itu dan mencoba mengalihkan pembicaraan.

Maimun kemudian pulang dan membawa kabar bahwa tetangga mereka melihat seorang tua yang mirip dengan ayah mereka. Tak lama, Mintarsih pun pulang dan juga berkata bahwa ia melihat ada seorang tua di seberang jalan yang sedang melihat ke arah rumah mereka.

Selang beberapa saat, orang tua itu menghampiri rumah mereka. Ibu langsung mengenali orang itu sebagai suaminya yang telah pergi 20 tahun yang lalu. Maimun dan Mintarsih yang tidak mengerti permasalahan apa yang dulu pernah terjadi, langsung saja menerima orang tua itu sebagai ayah mereka.

Sedangkan Gunarto yang masih memiliki rasa dendam yang mendalam pada ayahnya, tidak sudi menerimanya di rumah mereka. Sifat angkuhnya yang menurun dari sang ayah pun muncul dan ia mencerca ayahnya habis-habisan, bahkan mendorongnya dengan keras hingga terjatuh.

Tak tahan akan hinaan yang diterimanya, sang ayah akhirnya memilih untuk pergi karena tidak mau mengganggu kedamaian keluarganya.

Ibu hanya bisa menangis menahan kepedihan & penderitaan yang sekali lagi dialaminya.

Maimun & Mintarsih menyesalkan perilaku Gunarto yang tidak mau menerima kembali ayah mereka, karena bagaimanapun juga mereka tetap darah dagingnya.

Maimun akhirnya mengeraskan hati untuk menentang kakaknya dan pergi untuk memanggil sang ayah kembali. Tapi sekembalinya dia, mereka semua terhenyak melihat Maimun hanya membawa baju & topi ayahnya saja. Ternyata sang ayah bunuh diri dengan meloncat dari atas jembatan ke dalam kali.

Saat itulah Gunarto terkejut dan sangat menyesali perlakuannya terhadap sang ayah. Ia menolak kenyataan bahwa ayahnya kini telah pergi selamanya dan mengutuki dirinya yang telah membunuh sang ayah.

— THE END


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: